Monitoring Nataru 2026, Pemkab Purworejo Temukan Kenaikan Harga Cabai hingga 46 Persen
![]() |
| Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengecek harga dan ketersediaan Bapokting meninjau Pasar Pituruh (Foto: Prokopim Purworejo) |
PURWOREJO, Pansela.co – Pemkab Purworejo melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (16/12/2025) untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.
Monitoring dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj Sekda dr Tolkha Amaruddin, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Ir Hadi Pranoto, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Ari Wibowo, ST, serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Adapun titik lokasi yang dikunjungi meliputi Pasar Pituruh, Gudang Bulog Butuh, dan SPBU 44.541.12 Sumber Alam Kutoarjo. Selain memantau bapokting, Pemkab juga memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM dan BBG di wilayah Kabupaten Purworejo.
BACA JUGA: Stabilkan Harga, Kebumen Gelar Gerakan Pangan Murah di 106 Desa Mulai Pekan Kedua Ramadan
Dari hasil pantauan di lapangan, ketersediaan bapokting secara umum masih dalam kondisi mencukupi. Pasokan BBM dan BBG juga dinilai relatif aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Nataru.
Namun demikian, Pemkab mencatat adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam High Level Meeting (HLM) Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah Menghadapi Nataru pada Senin (15/12/2025), terdapat tiga komoditas bapokting yang mengalami kenaikan harga.
Komoditas tersebut antara lain cabai yang mengalami kenaikan cukup signifikan berkisar 9 hingga 46 persen, daging ayam naik sekitar 6 persen, serta telur ayam yang mengalami kenaikan harga sekitar 2 persen.
Langkah Strategis Jaga Stabilitas Harga
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemkab Purworejo telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting. Upaya yang dilakukan antara lain melalui intervensi subsidi harga pangan serta pengoperasian Rumah Pangan Kita oleh DKPP yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pemkab Purworejo berharap langkah-langkah tersebut dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
