Dorong Ekonomi Peternak, Alifman Syafi’i Salurkan 11 Kambing Etawa untuk Kelompok Tani di Banyuurip

Penyerahan bantuan 11 ekor kambing etawa melalui Pokir anggora DPRD Purworejo Alifman Syafi'i. (Foto: Pansela.co/Joe Hartoyo)

PURWOREJO, Pansela.co 
– Dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dari upaya memperjuangkan kebutuhan warga melalui lembaga legislatif. Di Dukuh Gentan, Desa Malangrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Kelompok Tani Gotong Royong menerima bantuan 11 ekor kambing Etawa Ras Kaligesing melalui program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Purworejo Tahun 2025.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Pokir Alifman Syafi’i, anggota DPRD Kabupaten Purworejo sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan. Bantuan terdiri atas 10 ekor kambing betina dan satu ekor pejantan yang diharapkan dapat menjadi modal produktif bagi kelompok tani dalam mengembangkan usaha peternakan.

Kelompok Tani Gotong Royong yang diketuai oleh Purwanto menjadi penerima bantuan tersebut. Dalam kegiatan itu, Murwanto, selaku perwakilan staf ahli Alifman Syafi’i, turut hadir.

BACA JUGA: 750 Pelajar SMK YPP Purworejo Dibekali Cara Hadapi Penipuan Online dan Kejahatan Siber

Bantuan kambing Etawa Ras Kaligesing memiliki potensi untuk mendukung pengembangan peternakan rakyat. Dengan komposisi 10 ekor betina dan satu ekor pejantan, kelompok tani diharapkan dapat mengembangkan populasi ternak secara bertahap melalui pembibitan dan pemeliharaan yang terencana.

Perjuangan Aspirasi untuk Kebutuhan Masyarakat

Penyaluran bantuan ternak melalui Pokir menjadi salah satu bentuk tindak lanjut aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui DPRD. Program ini menunjukkan pentingnya keterhubungan antara kebutuhan warga di tingkat desa dan fungsi anggota legislatif dalam memperjuangkan dukungan pembangunan daerah.

Bagi masyarakat pedesaan, dukungan terhadap sektor peternakan memiliki arti strategis. Selain berpotensi menambah sumber pendapatan keluarga, pengembangan ternak juga dapat menjadi aset produktif yang dikelola secara berkelompok dan berkelanjutan.

Melalui bantuan tersebut, Kelompok Tani Gotong Royong diharapkan mampu memaksimalkan pemeliharaan kambing, menjaga kesehatan ternak, serta membangun sistem pengelolaan yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

BACA JUGA: Pasutri Meninggal Tertabrak KA Singasari di Kebumen, Polisi Temukan Motor Terparkir di Dekat Rel

Ketua Kelompok Tani Gotong Royong, Purwanto, bersama para anggota diharapkan dapat menjaga dan mengembangkan bantuan tersebut dengan semangat kebersamaan. Pengelolaan yang tertib, pembagian tanggung jawab, serta perawatan ternak secara berkelanjutan menjadi faktor penting agar bantuan tidak berhenti sebagai penyerahan aset, tetapi berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif.

Bagi Alifman Syafi’i selaku anggota DPRD Kabupaten Purworejo, perjuangan aspirasi masyarakat melalui program pembangunan menjadi salah satu jalur untuk mendorong tumbuhnya potensi ekonomi di wilayah pedesaan.

"Bantuan untuk kelompok tani di Banyuurip ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat peternakan lokal, meningkatkan kemandirian kelompok, dan membuka peluang kesejahteraan masyarakat," ujarnya. (JOE)

Diberdayakan oleh Blogger.