Polres Kebumen Perketat Patroli di Pantai Selatan Saat Libur Tahun Baru 2026

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman meninjau Pantai Suwuk. (Foto: Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN, Pansela.co - 
Polres Kebumen mengarahkan patroli ke sejumlah objek wisata pantai saat libur tahun baru 2026. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya jumlah wisatawan yang memadati kawasan pantai selatan Kebumen saat mengisi liburan.

Hasil pantauan di lapangan, Kamis (1/1/2026) menunjukkan lonjakan kunjungan wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar Kebumen. Sejumlah pantai favorit, salah satunya Pantai Logending, tampak dipadati pengunjung sejak pagi hingga siang hari.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menyampaikan bahwa patroli difokuskan pada upaya pencegahan kecelakaan dan gangguan kamtibmas. Pernyataan itu disampaikan Kompol Faris saat memimpin patroli di kawasan Pantai Logending.

BACA JUGA: UMP DIY 2026 Jadi Rp2.417.495: Kota Jogja Tertinggi, Gunungkidul Terendah

Kompol Faris meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati selama berlibur di pantai. Ia secara tegas mengimbau pengunjung agar tidak mandi di laut karena berbahaya.

"Setiap tahun selalu ada kejadian warga terseret ombak pantai selatan Kebumen,” ujarnya.

Selain itu, aparat juga mengingatkan para orang tua agar mengawasi anak-anaknya saat bermain di kawasan pantai. Pengawasan dinilai penting mengingat kondisi ombak yang tidak dapat diprediksi.

Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar tidak mengenakan perhiasan secara berlebihan saat berwisata. Imbauan ini disampaikan sebagai antisipasi untuk mencegah tindak kejahatan di tengah keramaian pengunjung.

Tumpukan Sampah di Tepi Pansela Bantul

Sementara itu, tepi pantai selatan (pansela) di Kabupaten Bantul banyak ditemukan sampah yang terbawa banjir sungai sebagai dampak intensitas hujan yang tinggi. Sampah berupa kayu, pelepah pisang, bambu, eceng gondok, hingga sampah plastik.

Menurut Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan Pantai Parangtritis Suranto, dua hari pengangkutan pada Senin-Selasa (30-31/12/2025) ada sebanyak 10 ton sampah. Sampah kiriman sampah paling banyak ada di Pantai Depok dan Parangtritis.

"Hal ini karena lokasi pantai yang cenderung landai. Sehingga sampah tidak mudah naik ke tepi pantai," ujarnya.

Saat ini, ada 30 personel yang dikerahkan. Sebanyak 20 orang menangani sampah di Pantai Parangtritis dan Depok. Sedangkan 10 orang sisanya berada di pantai kawasan barat. Sampah yang telah diangkut, akan ditempatkan di tempat pembuangan sampah sementara (TPST).


Diberdayakan oleh Blogger.